One year journey giving free Design Mentorship
Mengingat kembali awal tahun 2023 lalu, saat pandemi sudah mulai mereda. Seperti biasa di sore hari setelah bekerja saya bermain hp lalu membuka twitter (berganti jadi X) untuk melihat berita, info dan apa yang terupdate di timeline saat itu.
FYI, isi timeline twitter saya tentang Real Madrid, Design, Framer maupun Desain Icon & Illustrasi. Saat sudah terlena scrolling sejam lebih tiba-tiba muncul salah satu tweet tentang mentoring bernama ADPList, lalu kepoin profil twitter mereka. Setelah saya check lalu buka website ADPList, ternyata web ini adalah platform untuk mencari mentor di kalangan profesional dan cakupannya seluruh dunia secara gratis (pro-bono).
Saya lanjut scroll web mereka untuk mengetahui fitur-fitur, cara kerjanya gimana, apa benefitnya dan bidangnya apa aja. Ternyata ada salah satu topik expertise saya yaitu Design.
Fast forward, malemnya saya ngobrol seperti biasa sama istri, mengenai kegiatan hari itu dan ngalor-ngidul kemana-mana. Lalu saya ceritalah ke istri saya tentang ADPList ini. Saya ceritakan platform ini secara singkat dan meminta pendapatnya gimana kalo saya mendaftar sebagai mentor bagi teman-teman diluar sana.
Karena saya pikir selama pandemi mulai pertengahan 2020 hingga 2022 sudah puluhan webinar & bootcamp yang saya terima mulai dari sharing-sharing, workshop berbayar dan menjadi part-time mentor di long bootcamp.
Saya niatkan 2023 menjadi tahun probono saya, memberikan mentorship gratis.
Alhamdulillah istri menyetujui usulan tersebut, selepas ngobrol saya membuka laptop untuk mencari hiburan di youtube / film bagus di Netflix. Lalu membuka tab baru di browser opera dan mendaftar lah sebagai mentor di ADPList.
Tujuan utama saya adalah ingin berbagi ilmu dan pengalaman ke temen — temen diluar yang masih bingung untuk mencari mentor di internet. Kebetulan saat ini bekerja sebagai Product Designer di salah satu Fintech di Jakarta sebelumnya punya pengalaman kerjaremote dari Singapura, dan berbagai pengalaman di client-client dari luar negeri.
Berbekal pengalaman kerja kurang lebih 5 tahun terakhir, saya niatkan untuk berbagi, mencari teman / koneksi baru dan bisa melatih soft skill saya dalam menjelaskan suatu topik/ ilmu.
Setelah itu saya menyiapkan profil ADPList dan men-set topik, interest, skills untuk dapat dilihat di publik. Saya mengatur topik di bidang ui/ux portofolio review, icon design, maupun general mentorship mengenai desain.
Cerita ini ditulis saat tengah malam antara tanggal 29 - 30 januari 2024 pukul 00:25 WIB tepat satu tahun menyediakan free mentorship di ADPList.
Tujuan menulis cerita pengalaman ini untuk teman-teman yang masih bingung mencari mentor, next karir mau kemana dan ingin mendapat saran-saran yang bagus dari orang berpengalaman.
Hal-hal yang didapatkan dan pelajari sebagai mentor di ADPList
Impact
Tangkapan layar yang saya ambil di dashboard pada 28/01/2024, dalam satu tahun terakhir saya sudah melakukan 49 sesi dan dengan total 1450+ menit dalam sesi mentoring.
Saya bersyukur, sekaligus senang bisa berbagai dan bonus mendapatkan review positif dari teman-teman yang mentoring di ADPList. Membuat saya semakin semangat memberi mentorship ini.
New Friends
Setelah join ADPList tidak dipungkiri saya mendapatkan mentee dari berbagai kalangan dan bidang. Mostly dari Indonesia namun ada juga yang dari Singapura dan US.
Saya mendapatkan mente dan teman baru, mulai dari yang ingin switch career, masih mahasiswa, yang sudah fresh graduate, desainer grafis dan yang masih junior di UI/UX di perusahaan.
Speaking
Ini salah satu kelemahan sejak SMA yang belum perlahan sudah bisa saya atasi. Sejak SMA selalu gugup jika disuruh oleh guru, presentasi di depan kelas apalagi harus ngomong di atas panggung dilihat oleh banyak manusia.
Tapi, sejak masuk dunia kerja mau gamau harus bisa dan menguasai skill satu ini. Dari situ ternyata benefit terbesar yang saya dapat saat menjadi mentor sangat signifikan.
Sekarang saya mulai pede, lancar saat membawakan / mengisi materi workshop offline, maupun saat presentasi kerjaan. Hal-hal tersebut ternyata terjadi secara natural, mungkin semakin banyak saya menjelaskan topik, pengalaman dan ilmu ke temen-temen mentee, semakin terbentuk matang dan terbiasa juga skill speaking ini.
Human Nature
Keberagaman tipe-tipe mentee yang saya dapati di ADPList sungguh unik, berbekas dan sangat lucu. mulai dari yang sangat kritis, sangat antusias, yang bingung, si pendiam, yang harus diulik karena mentee satu ini bingung atau kehabisan topik dan ada yang book sesi 2x tapi ndak datang di meet ADPList.
Dari banyaknya tipe diatas, tentunya saya belajar gimana cara merespon orang, cara ngobrol sama mentee, switch topik dan menyesuaikan pribadi dari masing-masing mentee.
Sekarang saya bisa menyesuaikan keadaan, switch topik secara cepat, dan bisa mengetahui karakter orang saat lagi mengobrol sama orang lain. Mungkin bisa karena terbiasa kali ya :p
Followers :P
Dari keempat poin diatas, terakhir ini tidak lain dan tidak bukan naiknya followers di media sosial saya. Mulai dari jumlah koneksi di LinkedIn, Twitter dan Instagram naik cukup banyak.
Walaupun total followers bagi saya tidak penting, terpenting bisa tetep berteman, berinteraksi dengan mentee-mentee yang telah mengikuti di media sosial saya.
Sekian
Terima kasih sudah singkat di tulisan ini, jika teman-teman mau mencoba atau ingin bertanya bisa hubungi atau langsung tanya di sosial media aja yakk!
Semangat dan jangan lupa terus belajar.
